Ads Top

Pembaca Kalian Benci Iklan Yang Mengganggu

Dan tak salah jika kalian membenci iklan, karena masih banyak web dan blog yang memajangnya di luar batas wajar, mengganggu dan membosankan. Dan aku yakin bahwa kalian sebagai blogger sekaligus pembaca sangat membenci iklan yang mengganggu dibalik posting nan menarik. Tak beda dengan riview dan kontes yang di suguhkan terus menerus, siapa yang doyan? Hanya pengunjung yang rata-rata nyasar dari mesin pencari, bukan pembaca loyal dari feed. Jadi, bagaimana sebenarnya pembaca budiman menanggapi banner yang kalian tampilkan?

Addon, Atasi Masalah Iklan Tanpa Ampun


Ad Block atau varian pemblokir iklan, ini adalah pilihan dimana seseorang mengambil jalan pintas dari pada menikmati iklan yang isinya lebih banyak tak relevan. Salahkah kalian yang memasang Addon Ad Block di browser? Tidak, tapi kemungkinan besar kalian rugi karena blog dan web tak selamanya menampilkan iklan membosankan.

iklan website, banner web

Blogger yang mengerti dengan konteks blogging dan menjunjung tinggi profesionalisme akan membuat iklan menarik dan relevan. Artinya, mereka tak hanya memberikan posting jajaran teratas tetapi juga memberikan link terkait melalui iklan yang kemungkinan besar tak ada dalam postingannya. Blog-blog ini biasanya meletakkan pada tempat yang wajar, mereka juga membenci iklan melayang, apalagi isinya dipenuhi dengan obat kuat. Tentunya secara tak langsung bisa merusak reputasi, terlebih jika konten tak ada sangkut pautnya dengan obat-obatan.

Apakah kita tak memerlukan addon Ad Block? Maksudku bukan begitu,.. kita harus cermat memilih blog dan web mana saja yang pantas di blokir. Pemblokir iklan tetap dibutuhkan, apalagi blogger yang sering blog walking kesana sini tak tentu arah akan menghadapi berbagai bentuk iklan yang membosankan.

Bagiku, ketika membaca satu blog yang isinya menarik kemudian mencoba mematikan fungsi pemblokir, kalau iklan yang ditampilkan dalam batas wajar maka akupun 'mengecualikan' domain tersebut dalam pemblokiran.
Kalian tahu,... bahwa di antara iklan yang muncul dalam posting menarik dan bermanfaat, akan lebih banyak menampilkan iklan relevan dan terkadang di luar dugaan.
Tentunya metode penampilan iklan ini digunakan pada Adsense yang mempunyai lebih banyak pilihan advertiser relevan untuk disisipkan kedalam halaman blog kalian. Jadi, pertimbangkan sekali lagi untuk menggunakan Ad Block secara permanen atau kalian terlambat mendapatkan informasi terkini.

Pilih Iklan Review Atau Kontes?


Menurutmu, pilih review atau kontes? Dan sebenarnya kontes lebih menguntungkan advertiser dibanding membayar review, bahkan pesertanya bisa melampaui dengan biaya yang sama. Bedanya,... yang kalah tak mendapat bayaran.

Review, bisa saja menjadi posting yang sangat menarik jikalau blogger pintar memilih job yang ditawarkan. Tapi review juga menyebabkan blog di lupakan pembaca loyal karena terus menerus disuguhkan iklan. Siapa yang tak bosan, dua atau tiga kali postingan terkini isinya hanya iklan.

Sah sah saja jika blogger mengambil job review, tapi kau juga harus ingat berapa banyak jumlah pelanggan dan follower yang menanti postingan hebatmu. Menurutku sebagai pembaca budiman, 3 banding 1 ( 3 postingan, 1 riview) adalah frekwensi update yang normal, jangan dibalik atau aku tak akan melihat feed-mu.

Dan blogger mana yang tak tertarik dengan kontes, hadiah menarik, tapi sayang.... hanya ada satu pemenang dalam pertarungan. Tak beda dengan review, pembaca tentunya bosan dengan blog yang dipenuhi kontes. Sesekali atraktif-lah, hindarkan kontes agar blog terlihat memanjakan demi kepuasan pelanggan.

Tampilkan Iklan Di Tempat Yang Pantas


Eh, belum sempat baca disuguhi banner...... salahkah penempatan iklan seperti ini? Walaupun sebagian orang mengatakan 'salah' tapi coba telusuri dulu bagaimana penampilannya. Dan menurutku tak salah kalau pemilik blog ataupun web memberikan warna berbeda dan jauh dari menu dan link-link penting lainnya. Intinya pembaca bisa membedakan mana yang berbentuk iklan, bukan jebakan yang menyebabkan kesalahan klik.

58 komentar:

  1. kayaknya, kontes lebih menarik. bisa merangsang orang giat blogging alias rajin update... ya, kan?

    BalasHapus
  2. Alhamdulillah aku masih memikirkan kenyamanan pengunjung blog dengan meletakkan iklan yang tertata sesuai tempatnya.
    Aku kesal kalo ada blog yang iklannya menutupi konten dan tombol close nya pun gak kelihatan, alhasil selamat tinggal blog itu.

    BalasHapus
  3. Kalo ada iklan terlalu banyak atau terus-menerus ikut kontes atau review produk, saya ngga baca langsung tutup sambil mengumpat... kalo terlalu banyak umpatan ya kutulis di blog biar melukai mereka semua...

    Biar tau rasa! ;)

    BalasHapus
  4. Iklan kalau sudah kelewatan banyaknya bikin pusing kepala saya, Mas. Apalagi ada yang berkedip-kedip ramai. Dan pilihannya kalau saya ada 2. Pertama mengaktifkan extension pemblock iklan atau kabur dan tidak pernah datang kembali lagi. Kalau artikel kontes dan review berbayar (advertorial) dari model judul dan tulisan di paragraf pertamanya saya sudah sangat hafal sekali. Jadi kebanyakan saya skip bacanya. :)

    Hem, ngomong-ngomong tentang iklan ada perubahan juga di blog ini rupanya. Iklannya menarik-menarik, Mas. Terutama yang dari GA. Saya suka iklan bannernya itu. :)

    BalasHapus
  5. hehehe, iya tuh, iklan paling banyak klo g obat kuat ya kaya cepat. Aq paling benci pop-up, apalagi yang sampe banyaaakkkkkk gitu boz

    BalasHapus
  6. Baha Andes (@SobatBercahaya)5 Feb 2012 13.15.00

    hehe aku udah pasang addon Ad Block, tapi aku baru mbaca tulisan ini :)

    BalasHapus
  7. uhhhhhhhhhhhh............... udah semangat komennya eh dihadang ama si capcai, ilanglah komenku tadi ... errrrrrrrr dah lupa pun apa tadi yg kuketik hehehe
    -------
    biasanya klo iklan produk dan ga ngerti juga ga pake ya ga komen, lgs tutup terus jalan2 ke tempat lain, tp klo produknya aku pake dan bertentangan dengan tulisan org itu ya kusampaikan aja apa yg kutau, mis. seperti review telkomsel tempo hari tuh, pada bilang bagus dan murah hehehe aku tidak merasakan yang sama jadi ga peduli orangnya akan marah (semoga sih tidak!), kutulis aja klo aku ga ngerasa itu murah hehehe

    di blog aku juga mo ada IKLAN, ntar lagi, tunggu aja :P
    apa setelah itu nanti abang yang tukang kaget ini ga mau ke sana lagi hihihi

    BalasHapus
  8. tau deh... aku sih ngga baca kalo review. percuma toh ngga pake ini.
    kontes atau GA juga, kalo emang topiknya menarik aku baca. TAPI kadang lebih karena BALAS BUDI karena yang ngadain kontes atau GA dan pesertanya adalah komentator tetap blogku. Kalo udah gini biasanya fast reading aja. :D Enaknya kalo ada tombol like it, biar yg punya tau aku udah mampir.
    SEBEL banget kalau beruntun kontes dan GA terus.... apa ngga ada ide untuk nulis yang lain ya? Spt si Nique itu suka ikut GA, tapi dia juga nulis yang lain, yg original, jadi PASTI gue baca :D
    Kalo sahabat blogger ada iklan? Ya gpp, toh koneksi dan bandwithku menunjang dan bisa baca tanpa harus melirik iklan hehehe

    BalasHapus
  9. setuju Pak, iklan kadang-kadang amat menyusahkan, apa lagi bila ianya dibuat secara paksa iaitu melalui Pop-up atau perlu menekan tombol dan iklan sebelum ianya hilang dari pandangan mata. Selalunya kalau terjumpa aja blog seperti ini, saya tanpa segan akan berlalu pergi tanpa membaca sebutir pun isi di dalamnya.

    Salam perkenalan blogger pak.

    BalasHapus
  10. setuju Pakdhe,.... biar ngeblog makin rame :D

    BalasHapus
  11. syukurlah,...
    Reply tengah malam? jangan sering begadang,... efeknya susah dapet pacar *eh :P

    BalasHapus
  12. Ampun Om,..... aku dah tau postinganmu yang nyinyir itu :P

    BalasHapus
  13. Yang seperti itu ya pantes di block,... yang disodorin iklan, bukan postingan :D

    BalasHapus
  14. Jadi masih di permanen-kan, atau pilih2 pengecualian blog? :D

    BalasHapus
  15. Sumpah,... kalau nutupi halaman aku bakalan block permanen iklanmu Mbak Niq :P
    Btw,... disini ada yang nyebut namamu :D

    BalasHapus
  16. balas jasa,.. sulit kan Mbak EM. Apalagi kalau di kasi kado bergilir dengan embel2 PR. saya terus terang tak bisa, kesannya maksa dan pasti hasilnya jelek.
    Eh,... ini ko' pakai sebut2 nama ya? Saya ngga bertanggung jawab lho :P

    BalasHapus
  17. Nah bagus itu,... kalaupun di baca saya yakin isinya tak menarik, atau hasil copy paste postingan orang lain. :)

    BalasHapus
  18. huahahah ... kami mah udah TST, tau kan istilah itu? sudah dapat license resmi, jadi ga kuatir, xixixi ... iya ga mba :D

    gini ajalah, klo kayak PR-sama award2 itu, klo kita sempat ya dikerjakan, klo suka ya dipajang. Aku sih pernah terima, tapi ga pinter juga merangkai kata wat majangnya, jadi yaaaa gitu deh. Aku sih minta maaf lah klo ga bisa majangnya, kuharap yg ngasi juga maklum.

    Feel free ajalah, klo aku, karena di dunia nyata saja kita sudah capek untuk terus berdiplomasi, masak di dunia mayapun begitu? Wlo pun ada kalanya tak bisa dihindari juga sih hehehehe

    BalasHapus
  19. yak.. aku juga gak suka.dengan blog yg banyak iklannya.. apalagi iklan melayang yg harus ditutup.dulu.. rempong banget dah.. cuma mau baca juga..

    BalasHapus
  20. Ya gini kalau ngomong dengan para wanita, pantesan banyak pria yang takut istri, udah sepakat dan pake diplomasi segala... hadeh.... :(

    BalasHapus
  21. Kok jadi takut istri?
    Suami saya tidak takut istri lho :

    diplomasi itu perlu, iya toh? Dimana yang ga perlu diplomasi hayooo hiihhiih

    BalasHapus
  22. Yang penting IMBANG... segala sesuatu kalu imbang akan terlihat ADUHAI...

    BalasHapus
  23. Kalau saya sendiri sudah tidak lagi terlalu mengeluh atau menyalahkan sang pemilik web/blog. Dulu mungkin iya. Tapi saya sadar, itu semua hak yang punya web/blog. Yang penting kita sebagai pengguna Internet harus makin cerdas. Salah satunya ya memanfaatkan pemblokir iklan. Kalau merasa salah satu atau beberapa iklan tidak kita butuhkan, tinggal dimasukkan pada salah satu list yang akan diblokir. Selesai masalahnya.

    Dan kebetulan saya pun pernah menulis tentang cara penggunaan ekstensi/pengaya pemblokir iklan tersebut. Biasanya iklan berbentuk flash malah akan otomatis akan diblokir, walaupun tidak kita masukkan dalam list. Namun yang sulit biasanya ketika akan memblokir iklan yang menggunakan script dinamis. Satu kali mungkin bisa hilang. Tapi setelah itu, ia akan muncul kembali.

    BalasHapus
  24. Lha iya, seperti model2 itu yang imbang bentuk tubuh dan wajahnya *eh.... :P

    BalasHapus
  25. ya itu dia, cermat menggunakan plugin, jadi ngga semua harus kita blokir. Padahal iklan untuk saat ini masih merupakan sarana ampuh membagi informasi penting. Sekedar BW dan baca berita tak akan cukup. Oh,.. soal script itu, kalau saya nemu ngga perlu ambil pusing, langsung enable saja. untuk blog2 yang normal saya cukup disable saja ko'.

    BalasHapus
  26. aq pilih 22 na mas, kontes dan reviews.. tapi khusus untuk review aq pake plugin lagi agar ga masuk dari list recent post.

    BalasHapus
  27. Kalau ada blog yg ada iklannya membesarkan organ itu langsung saya tutup dan pergi

    BalasHapus
  28. wew, apakah punya saya masuk kriteria yang ini? hmmmm
    saya bukan munafik, sebagai publisher saya juga pasang ABP untuk menghindari iklan melayang atau pop under saat BW ketempat2 saudara di ranah maya :-) selama penataan konten enak dibaca sich ABP off :-)

    BalasHapus
  29. hehe, secara umum aku tidak suka dengan iklan, kontest dan review, tetapi menurutku asal penulisannya bagus, review lebih bisa diterima :)

    BalasHapus
  30. Kalau saya, jujur tak ingin lagi mengisi konten blog dengan terlalu banyak review atau permintaan khusus.
    Saya mau menulis produk itu misalnya asal saya memang suka & itu juga cocok dengan niche blog saya, tapi kalau tidak ya gak mau.
    Melihat blog2 teman yang isinya jadi reviu semua, saya malas baca. Langsung close.

    BalasHapus
  31. Asslm, lam kenal Bapak pemilik blog, ikut mampir nih :) Kalau menurut saya sah2 aja yg pasang iklan di blognya karena mungkin itu salah satu sumber pendapatan beliau sang pemilik supaya tetap semangat ngeblog..
    asaal peletakannya sip di mata dan gak 'maksa' pengunjung buat ngeklik.. :)

    BalasHapus
  32. xixixi.. :D ane ga tahu blog butut ane termasuk kategori iklan yang salah, atau yang "pas".. Ane hanya menulis informasi, berbagi pengalaman atau berbagi hasil riset ga karuan dari internet.. wkwkwk..

    Tapi ane sepakat, iklan yang menganggu lebih baik di adblock saja, tapi, terkadang, dari iklan juga dapat tambahan informasi. tergantung iklannya juga sih.

    Tapi, kalau iklan obat, ane angkat tangan.. ane ga pernah tertarik. Bahkan, jika ada komentator menggunakan nama obat untuk berkomentar di blog butut ane, ga bakalan ane approve. Mengapa? Ane di dunia nyata berprofesi sebagai Apoteker. Ane tahu betul mana obat yang bisa didapat dengan bebas, dan mana yang tidak bebas. (Koq jadi ngomong obat ya?)

    Intinya, iklan dan konten harus "pas" dan "sesuai". Tidak "sesuai" tidak mengapa, asalkan letak posisi iklan "pas" *halah, ngomong opo iki" :mrgreen:

    BalasHapus
  33. kalau saya lagi belajar ngeblog bang Kaget...jadi sudah pasti banyak kekurangan di sana-sini, pengen nyobain ikut ini lah, itu lah...macem2 deh pokoknya..terutama ikut kontes. :lol:

    BalasHapus
  34. kalo saya seh enjoy saja dengan adanya sebuah iklan,tapi ya itu,kalo koneksinya lagi lelet bisa darah tinggi juga,heee.tapi bagaimanapun,isi dari blog itu yang buat saya betah berlama-lama untuk ngobrak -abrek(*baca). . ya seperti blognya bung kaget(*nama asli ????) yang selalu buat kaget dan penasaran..heee

    BalasHapus
  35. tulisannya rapi. saya suka. gede kecil tebal tipisnya teratur. dan ada subjudul. ;)

    BalasHapus
  36. Coba kalau browser saya dipasangi adblokir dan sejawatnya, pasti engga tau kalau ternyata om kaget "nyales" di google juga sekarang hahahahaha *piss*

    BalasHapus
  37. masalah pemasangan iklan, terserah si empunya blog. Hanya saja di sini juga harus mmberikan rasa nyaman kepada para pengunjung. Jadi tepat sekali jika tempatkan iklan pada tempat yang pas dan bila perlu yang sesuai dengan isi blog :D

    BalasHapus
  38. Kalau blog penuh iklan emang bursa iklan? Terlau banyak iklan memang sangat menjengkelkan, bahkan ada yang terlalu banyak iklan sehingga jadi sulit menemukan isi posting yang ditampilkan....kalau sudah begini jadi gawat khan...

    BalasHapus
  39. saya juga pakai adblock kok pak, dan lebih memilih review karena memang lebih menyenangkan menulisnya ketimbang kontes.

    BalasHapus
  40. Yang ngeri sekarang kok banyak iklan "plus-plus" ya

    BalasHapus
  41. Kayaknya iklan melayang-layang itu blogger yang patah semangat, ngga yakin dengan isi postingannya :P

    BalasHapus
  42. Hahah,... Mbak. kalau 3 postingan berturut-turut isinya iklan melulu, saya yakin blogger-nya lagi kejar target, saya pun jadi males lihat feed-nya :)

    BalasHapus
  43. Komennya sama dengan isi postingan :D

    BalasHapus
  44. Dan memang iklan obat sekarang lebih men-citra-kan image buruk, kalau saya melihat iklan obat kuat rasanya ngga 'klop' walaupun niche blog membahas soal obat-obatan. Dengan kata lain, kalaupun blog itu dianggap professional dengan postingannya yang WAH, tapi bisa menurunkan popularitas hanya karena iklan 'pemanjang belalai'. Iklan beginian image-nya sudah terlanjur buruk. :(

    BalasHapus
  45. Eh,.. kalau ada kontes Obat Kuat,... mau ikutan ngga? dijamin aku bakal komen duluan :mrgreen:

    BalasHapus
  46. Lelet juga menjadi satu alasan saya 'terpaksa' mengaktifkan permanen blocker iklan, ini bukan kemauan. Salah operator kenapa masih membatasi bandwith *halah*
    Oh, ya... kenalin nama saya Kaget :P

    BalasHapus
  47. Nyales ini sudah lama,... kebetulan aja support Bahasa, jadi tinggal masukan kode :D

    BalasHapus
  48. Sesuai,.. itu harus menurut saya. Kalau blognya membahas tekno, gadget,... masa sih harus diisi iklan obat. Apa mungkin obatnya bisa membesarkan gadget? :P

    BalasHapus
  49. Aku pernah ninggalin komen "Mas, posting menarik. Sudikah mengurangi iklan atau menatanya lebih rapi?"
    Seminggu kemudian balik lagi,.... eh.... ngga berubah. Padahal masukan pembaca seharusnya menjadi pusat perhatian terbesar.

    BalasHapus
  50. Jelas lebih enak riview, tapi bukan karena uangnya. Kalau kontes biasanya isi hampir sama, jadi tak punya seni yang lebih mengutamakan keyword. :)

    BalasHapus
  51. Plus-plus???? saya belum pernah lihat. Ada gambarnya? :D

    BalasHapus
  52. pengalaman saya,, ada yang protes di blog saya mengenai iklan, katanya jangan pasang "IKLAN PARNO" di blog ini donk,,, bnyk anak-anak sekolah yg buka situs ini, katanya.
    (blog saya kebetulan blog pendidikan),, mau gimana lagi,, PPC lokal mah... iklannya "PERPANJANG MR.P 1-5 Meter" haha... kepaksa dah di lepas Iklannya.. jadi blog gak dapat Receh,,,,

    BalasHapus
  53. Iklan melayang dan penuh isi obat kuat??? Memang masih ada ya bro, blog seperti itu? Soalnya sekarang saya udah jarang menemukan blog seperti itu... tapi kalau blog yang dipenuhi iklan, saya masih sering ketemu

    BalasHapus
  54. Hahaha,... sampean ko' ambil iklan begituan. Kan mending diisi iklan affiliasi, lebih baik daripada si pemanjang belalai :D

    BalasHapus
  55. Pernah, dan masih ada. Mungkin yang punya blog masih pemain baru, jadi ngga tau aturan sekarang :D

    BalasHapus
  56. dan akhirnyaaa..blog kaget ini masang iklan juga xixix sip sip :D
    saya juga sempat kacau nih karena gonta ganti theme yang pas dengan adsensenya :D apalagi ditambah lagi nanti kelahiran anak pertama jadi awut awutan ngurus blog hehehe

    BalasHapus
  57. saya kalau iklannya dalam bentuk pop up biasanya langsung klik tombol X di pojok kanan mas :D
    leave the blog :D

    BalasHapus
  58. Kayak nonton tipi ya bang, pilem bulem diputar udah di samperin iklan :P

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.